Selasa, 09 Oktober 2012

Sumber Rotan Banggai Akan Punah


Proteksi yang dilakukan Divisi Riset Perkumpulan PUSAR Banggai tentang keadaan hutan dan ketersediaan rotan di Kabupaten Banggai akan berkurang diperkirakan dalam waktu 10-15 tahun lagi akan hilang dari hutan Banggai dengan luas hutan 13,9%. Dari luas wilayah hutan yang telah digunakan untuk 5 izin IUPHHK, 3 izin perkebunan Kelapa Sawit, izin Pertambangan Nikel, Emas dan Migas dan penjualan tanah areal penggunaan lain serta perambahan liar yang semakin marak terjadi telah memotivasi terjadinya pengurangan luas hutan dimana rotan tumbuh dan berkembang

Aktifitas pengurangan hutan terjadi dipicu juga dengan menguatnya kebutuhan usulan perluasan desa untuk kepentingan tata desa dalam mengantisipasi pertambahan jumlah penduduk yang cukup tajam. Meskipun berbagai aturan negara dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya degradasi dan destruktif hutan namun akar permasalahan yang terjadi belum dituntaskan dengan tidak memilah dan memilih pelakunya sudah barang tentu permasalahan itu tidak dapat teratasi.

Rabu, 03 Oktober 2012

DRAFT RENCANA INVESTASI KEHUTANAN INDONESIA

DRAFT
RENCANA INVESTASI KEHUTANAN INDONESIA

DALAM KERANGKA FOREST INVESTMENT PROGRAM (FIP)


Program Investasi Kehutanan atau Forest Investment Programme (FIP) merupakan salah satu dari program pendanaan strategis terkait perubahan iklim yang berada dibawah Climate Investment Funds (CIF). FIP mendukung upaya negara-negara berkembang untuk mengurangi deforestasi dan degradasi hutan (REDD) serta meningkatkan pengelolaan hutan berkelanjutan (SFM) yang mampu mengurangi emisi gas rumah kaca dan melindungi serta meningkatkan simpanan carbon (carbon stock). 


Indonesia merupakan salah satu dari 8 (delapan) negara percontohan (pilot country) yang berpartisipasi dalam FIP dan telah mendapatkan komitmen pendanaan dengan alokasi pendanaan FIP hibah sebesar 37,5 juta US$ (53.6%) dan pinjaman lunak sebesar 32,5 juta US$ (46,6%).



Senin, 01 Oktober 2012

Cagar Alam Pati-Pati Diserobot Sawit

Ekspansi Perkebunan Kelapa Sawit Kabupaten Banggai tercatat ada 3 perusahan PT. Kurnia Luwuk Sejati, PT. Sawindo Cemerlang Group dan PT. Wira Mas Permai. Dari 3 perusahan perkebunan kelapa sawit 2 diantara perusahan telah melakukan penyerobotan diwilayah hutan konservasi yang pertama PT. Kurnia Luwuk Sejati menyerobot Kawasan Suaka Margasatwa Bakiriang dan PT. Wira Mas Permai melakukan hal yang sama menyerobot Cagar Alam Pati-Pati.

Sesuai surat keputusan yang telah ditetapkan dalam Surat Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan Nomor : 757/Kpts-II/1999 tanggal 23 September 1999 tentang Penunjukan
Kawasan Hutan di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah disebutkan bahwa luas kawasan hutan Provinsi Sulawesi Tengah adalah 4.394.932 ha atau sekitar 64% dari wilayah Provinsi (6.803.300 ha). Luas Kawasan lindung : Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam (darat dan Perairan) : 676.248. Hutan Lindung : 1.489.923 Luas Kawasan Budidaya: Hutan Produksi Terbatas : 1.476.316. Hutan Produksi Tetap : 500.589. Hutan Produksi Konversi: 251.856 Luas Non Kawasan Hutan: Areal Penggunaan Lain:2.408.368Ha Berdasarkan surat penetapan Menhutbun tanggal 23 September 1999 tentang status hutan dan kawasan konservasi di Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah ada 3 wilayah yang ditetapkan menjadi wilayah konservasi.

Minggu, 30 September 2012

Kades Sukamaju I Diadukan Polisi

Perusahan PT. Sawindo Cemerlang Group laporkan Kepala Desa Sukamaju I Kecamatan Batui Selatan ke Polsek Batui untuk menghadap dan dimintai keterangannya tertanggal 1 Oktober 2012, terkait dengan aksi pencabutan bibit kelapa sawit yang dilakukan warga Desa. Pemanggilan Kepala Desa Sukamaju I Kecamatan Batui yang dilakukan oleh Polsek Batui membuat warga Desa Sukamaju semakin marah karena perusahan PT. Sawindo Cemerlang Group jauh sebelumnya telah dikirim surat teguran secara resmi oleh Kepala Desa dan Perangkat Desa namun tidak ditindak lanjuti oleh pihak perusahan 

10 Tahun Kawasan Suaka Margasatwa Bakiriang

Lambatnya penanganan pemerintah terhadap kasus perambahan lahan Suaka Margasatwa Bakiriang di Luwuk menyebabkan kasus ini berlangsung alot selama kurang lebih 10 Tahun sejak dilakukannya upaya penanganan pertama (Tahun 2000). Kasus ini berawal dari perambahan lahan Suaka Margasatwa Bakiriang oleh penduduk setempat yang menjadikan kawasan hutan lindung tersebut sebagai pemukiman dan juga pondok kebun.

Warga Desa Sukamaju I Aksi Cabut Bibit Sawit

Ratusan Warga Desa Sukamaju I Kecamatan Batui Selatan melakukan aksi pencabutan bibit kelapa sawit, aksi yang dilakukan oleh warga Desa Sukamaju I kaitannya PT. Sawindo Cemerlang Group telah dengan sengaja melakukan penyorobatan lahan warga.

Warga Batui dan Batui Selatan Menolak Izin HGU PT. Sawindo Cemerlang Group



Perihal   : Menolak Penerbitan Izin HGU PT. Sawindo Cemerlang
  Di Kecamatan Batui Kabupaten Banggai.



Kepada Yang Terhormat :
1.       Ditjen Badan Pertanahan Nasional
2.       Menteri Pertanian dan Perkebunan
3.       Menteri Kehutanan.

Di –
                                J a k a r t a.

Dengan Hormat,
Sehubungan dengan permohonan izin HGU PT. Sawindo Cemerlang di Kecamatan Batui dan Batui Selatan Kabupaten Banggai Propinsi Sulawesi Tengah, yang saat ini tengah diajukan oleh pihak perusahan PT. sawindo Cemerlang kami sebagai warga yang bertanda tangan pada lampiran surat dan kronologis masalah. Yangmana perusahan PT. Sawindo Cemerlang telah dengan sengaja membuat warga kehilangan sumber pertanian dan pemukiman dan serta merencanakan terjadinya konflik sesama warga di Kecamatan Batui dan Batui Selatan.

Selasa, 25 September 2012

Masyarakat VS Pengusaha Sawit di Banggai Sulawesi Tengah

Ilustrasi Foto: www.galasikafmtoili.com 
PANTAU, Kamis 30 Juli 2009 
Perkebunan sawit Bualemo Ditolak 
PANTAU-Luwuk. Rencana investasi sejumlah perusahaan perkebunan untuk membuka lahan areal kelapa sawit dalam skala besar hingga kini masih menuai kontroversi. Ada kalangan yang pro, namun tak sedikit pula yang kontra. Dan setelah kasus pembukaan jalan menuju areal perkebunan kelapa sawit di Batui yang memunculkan protes warga, muncul lagi aksi penolakan terhadap pembukaan perkebunan kelapa sawit di Bualemo.

Minggu, 23 September 2012

Kasus Tanah Mantan Kapolres Banggai Dihentikan

FOTO:http://www.harianmercusuar.com
LUWUK– Kasus penyerobotan lahan yang dilakukan PT Donggi Senoro (DS) LNG terhadap lahan milik salah satu direktur di Bareskrim Mabes Polri Kombes Pol Wahyu Tri Widodo di Desa Uso, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai dihentikan. Penghentian itu diduga karena telah dilakukan negosiasi dengan PT DS LNG. Penasehat Hukum (PH) Mantan Kapolres Banggai itu, Sukirlan Sandagang SH,

KASB Demo Tolak PT WMP

Ilustrasi foto: http://roydecel.blogspot.com
BANGGAI, MERCUSUAR- Koalisi Advokasi Sawit Banggai (KASB) Rabu (29/7) di Alun-alun Adipura Luwuk melakukan demo, menolak ekspansi perkebunan kelapa sawit oleh PT Wira Mas Permai (WMP) kecamatan Bualemo seluas 17.500 Ha. “Ini akan membawa dampak negatif terhadap kelestarian ekosistem. 

  • Web
  • PUSAR Banggai (Pusat Studi Advokasi Rakyat)